Home » » Kisah Kara Allouzi

Kisah Kara Allouzi

Written By Khalifah Muslim on Kamis, 27 Desember 2012 | 10.28

Islam Pilihan Terbaik

Namanya Kara Allouzi. Ia dilahirkan dan dibesarkan di Amerika Serikat. Sayangnya, ia ragu akan agama yang diwarisi dari kedua orang tuanya.

"Orang tua saya mewarisi saya agama Kristen. Tetapi pada saat yang sama, mereka juga mengajarkan saya agama Islam. Mereka dulu bilang: 'jangan melakukan hal ini, jangan lakukan itu bukan karena kita mengatakan begitu, tapi karena Allah meminta kamu untuk tidak melakukannya'," katanya seperti dinukil dari Onislam.net.

Meski hati Kara dipenuhi keyakinan akan Islam, tapi ia merasa pengetahuannya kurang lengkap. Karena itu, ia pegi dan mencari bimbingan yang bisa mengisi kekosongan hatinya.

Ia sempat belajar agama lain, tapi hatinya menolak semua agama yang pernah dipelajarinya. Akhirnya ia melihat Islam sebagai pilihan terbaik.

"Jadi saya pikir seluruh hidup saya, saya adalah seorang Muslim. Tapi saya tidak tahu bagaimana menemukan Islam. Ayah saya adalah Katolik, ibu saya Protestan. Ketika ayah menikah dengan ibu, ayah saya 'dibuang' dari Gereja Katolik, jadi dia sangat kecewa dengan gereja," imbuh Kara.

Kekecewaan itu membuat orang tuanya membebaskan Kara menemukan agama yang nyaman dengan dirinya.

Allouzi Bimbang tak Bisa Berkomunikasi Langsung dengan Tuhan

Saya takut memilih yang salah, kata Kara Allouzi parau. Ketakutan Kara datang lantaran ia tidak bisa menyelesaikan masalahnya karena tidak bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan.

"Mengapa saya tidak bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan?", tanyanya suatu ketika, seperti dinukil dari Onislam.net.

Kara menuturkan, setiap kali pergi ke sebuah gereja yang berbeda, pengurus gereja tersebut mengatakan Kara akan masuk neraka jika tidak termasuk anggota gereja mereka.

Mereka berkata, "Jika Anda tidak termasuk ke gereja ini, Anda akan neraka, jika Anda tidak termasuk dalam gereja Anda akan neraka, jika Anda tidak termasuk ke gereja ini Anda akan ke neraka." Ucapan itu membuat Kara dilanda ketakutan luar biasa. "Aku pergi ke ayah dan berkata, Saya takut saya memilih yang salah." (ROL)
Share this article :
digitalhuda.com


 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Islam Respon - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger