Home » » Gaza dalam Bayang-bayang Tragedi Kemanusiaan

Gaza dalam Bayang-bayang Tragedi Kemanusiaan

Written By Khalifah Muslim on Senin, 24 Desember 2012 | 16.22

Sejak diblokade rezim Zionis Israel pada 2007, kondisi Jalur Gaza kian memburuk. Dunia internasional pun kian muak dengan berbagai tindakan anti-kemanusiaan Tel Aviv.

Seperti dikutip laman Irib, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) memperingatkan ancaman di sektor kesehatan di Gaza mengingat dua pertiga obat-obatan di berbagai rumah sakit dan pusat kesehatan di wilayah ini telah habis.

OKI dalam sebuah laporan terkait kondisi di Gaza yang dirilis pada Sabtu (22/12), menyatakan bahwa dari total 478 item obat-obatan di Gaza, lebih dari 305 item telah habis. OKI menegaskan, hal ini merupakan lonceng tanda bahaya akan terjadinya tragedi kemanusiaan yang memilukan di Palestina.

Akibat blokade, Gaza kekurangan obat-obatan sehingga ratusan pasien hingga kini terancam keselamatan jiwanya. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 400 warga Palestina meninggal dunia akibat dampak mengerikan blokade tersebut.

Sekitar enam tahun lalu, rezim Zionis dengan koordinasi Amerika Serikat memblokade penuh Gaza, sehingga nyaris tidak ada jalan keluar bagi warga yang tinggal di wilayah ini. Dalam kondisi dikepung dari berbagai penjuru, Gaza juga terus diserang oleh Israel sehingga kondisi kian hari memburuk.

Meski serangan 22 hari rezim Zionis ke Gaza pada bulan Januari 2009 dan serangan delapan hari pada November 2012 telah berakhir, namun kejahatan rezim Zionis terhadap warga Palestina tampaknya belum akan berakhir.

Blokade tak berperikemanusiaan Israel terhadap Gaza sejak tahun 2007 menyebabkan 1,5 juta penduduk di wilayah ini menghadapi berbagai macam kesulitan seperti kekurangan bahan makanan, air bersih, pakaian dan obat-obatan. Kondisi ini telah menambah kekhawatiran akan terjadinya krisis kemanusian di Gaza.

Kekejaman Israel tidak terbatas hanya menyerang dan menyulut peperangan, tetapi juga menerapkan berbagai langkah seperti blokade, di mana blokade ini merupakan upaya untuk membantai massal warga Palestina secara perlahan.

Lambannya masyarakat internasional khususnya PBB untuk menindak Israel menjadi kesempatan emas bagi Tel Aviv untuk melanjutkan kejahatannya di Palestina.

Selain itu, dukungan AS dan negara-negara Barat kepada rezim Zionis membuat rezim penjajah al-Quds ini semakin berani melanjutkan kekejamannya. Dukungan tersebut membuktikan bahwa Amerika dan Barat juga terlibat dalam tindakan anti-kemanusiaan di Palestina.
Share this article :
digitalhuda.com


 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Islam Respon - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger