Home » » Arti Amar ma'ruf nahi munkar

Arti Amar ma'ruf nahi munkar

Written By Khalifah Muslim on Kamis, 13 Desember 2012 | 06.13

Amar ma'ruf nahi munkar (al`amru bil-ma'ruf wannahyu'anil-mun'kar) adalah sebuah frasa dalam bahasa Arab yang maksudnya sebuah perintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat. Frasa ini dalam syariat Islam hukumnya adalah wajib.

waltakun minkum ummatun yad'uuna ilaa alkhayri waya/muruuna bialma'ruufi wayanhawna 'ani almunkari waulaa-ika humu almuflihuuna

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. ﴾ QS Ali Imran:104 ﴿ 

Didalam Ayat diatas sudah sangat jelas, bahwa perintah Allah adalah suatu kewajiban, dan kewajiban yang tak boleh ditawar-tawar, Sebab Firman Allah yang Berbunyi,, "Waltakun”, yang artinya : Wajiblah ada. Ini terang sekali bahwa perintahnya menunjukan adanya kewajiban yang harus dilaksanakan, dikerjakan dan  diusahakan. Dalam Ayat itu juga dijelaskan bahwa  datangnya kebahagiaan itu semata-mata bergantung adanya amar Ma’ruf dan Nahi Munkar. Resapkan Firman Allah yang berbunyi : waulaa-ika humu almuflihuun, ARTINYA : merekalah orang-orang yang beruntung. 

Disamping itu kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kewajiban ini adalah FARDLU KIFAYAH, Bukan Fardlu A’in, jelasnya apabila sudah ada suatu golongan yang melaksanakannya dari seluruh umat itu, maka gugurlah kewajiban tadi bagi yang lain-lainnya. 

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ﴾ QS At Taubah:71 ﴿

Disini Allah dengan jelas menyebutkan sifat-sifat orang mukmin BAIK laki-laki atau perempuan selagi ia beriman kepada Allah, yaitu bahwa mereka suka beramar ma’ruf dan nahi munkar. jadi bila ada seseorang yang meninggalkan kewajiban beramar Ma’ruf dan Nahi Munkar, Maka sudah pasti dia sudah dihanggap keluar dari golongan orang mukminin

Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. ﴾ QS Al Maidah:78-79 ﴿

Maksut ayat yang diatas adalah ancaman yang sangat ama keras bagi Manusia yang tidak melakukan Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar, mereka itu telah dilaknati Allah karena meninggalkan Nahi Munkar. Tidak hanya itu sajah, bahkan mereka senang melakukan perbuatan keji dengan rasa gembira.

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. ﴾ QS Ali Imran:110 ﴿

Hendaklah kamu beramar ma’ruf (menyuruh berbuat baik) dan bernahi mungkar (melarang berbuat jahat). Kalau tidak, maka Allah akan menguasakan atasmu orang-orang yang paling jahat di antara kamu, kemudian orang-orang yang baik-baik di antara kamu berdo’a dan tidak dikabulkan (do’a mereka). (HR. Abu Dzar)
Share this article :
digitalhuda.com


 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Islam Respon - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger